Banjir Rendam Jalur Vital, Karyawan Kawasan Industri Cikande–Kibin Terjebak Macet Panjang

Serang – FaktaDataNews 》Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah titik ruas jalan nasional Merak–Jakarta. Salah satu titik terparah terjadi di terowongan Tambak, Kecamatan Kibin, pada Senin (13/01/2026).

Genangan air di terowongan Tambak Kibin menyebabkan arus lalu lintas tersendat parah hingga memicu kemacetan panjang.

Dampaknya, ratusan karyawan yang hendak berangkat kerja menuju kawasan industri Cikande dan Kibin terpaksa terlambat masuk kerja karena terjebak antrean kendaraan.

Roni, salah satu karyawan PT THP, mengaku harus menerima keterlambatan hingga satu jam akibat macet yang tak terhindarkan.

“Ya, tadi pagi pas berangkat kerja terjebak macet panjang di terowongan Tambak. Akhirnya sampai pabrik telat satu jam. Alhamdulillah pihak perusahaan mengerti karena bukan saya saja, tapi ratusan karyawan juga telat,” ujar Roni.

Hal senada disampaikan Abdul, karyawan di kawasan industri Modern Cikande. Ia mengatakan, meski sempat mencoba mencari jalur alternatif, kondisi jalan tetap tidak bisa dihindari.

“Tadi pagi kejebak macet panjang di terowongan Tambak, sampai tempat kerja telat satu jam. Setelah lolos dari Tambak, saya pikir lewat jalan belakang kawasan industri Modern Cikande tidak macet, ternyata sama saja macet total. Kawasan industri Serang Timur benar-benar terkepung banjir,” ungkap Abdul.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air di beberapa titik masih terlihat dan arus lalu lintas belum sepenuhnya normal.

Warga dan para pekerja berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas industri dan perekonomian di wilayah Serang Timur.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *