
FaktaDataNews |Lebak,Banten. Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu Banten) mengeluarkan kritik terkait proses seleksi Asisten Bisnis (BA) Koperasi Merah Putih tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI.
Mereka menyatakan bahwa beberapa tahapan seleksi belum berjalan dengan transparansi yang memadai, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kesempatan yang seimbang bagi para calon peserta.Jum,at (20/02/2026).
Dalam siaran pers yang diterima pada hari ini, Presidium Forwatu Banten menyampaikan bahwa terdapat beberapa poin yang menjadi perhatian mereka.
Di antaranya adalah kurangnya informasi rinci mengenai kriteria penilaian pada tahap seleksi administrasi, serta mekanisme penetapan nilai pada Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Pengetahuan Dasar Koperasi (TPDK) yang belum dijelaskan secara jelas kepada publik.
“Kami menghargai upaya Kemenkop dalam merekrut tenaga untuk mendukung pengembangan koperasi di daerah. Namun, transparansi adalah kunci agar proses seleksi dapat dipercaya dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon peserta, terutama bagi pelaku usaha di Banten yang memiliki minat dan kapasitas untuk terlibat,” ujar Arwan.
Forwatu Banten juga menyoroti bahwa jadwal pengumuman hasil seleksi yang relatif singkat setelah pelaksanaan tes, serta keterbatasan akses informasi mengenai mekanisme banding jika terdapat kekhawatiran terhadap hasil seleksi, menjadi poin yang perlu diperbaiki.

“Kami berharap Kemenkop dapat memberikan klarifikasi terkait hal-hal yang menjadi perhatian kami, serta melakukan evaluasi agar proses seleksi di masa mendatang dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Hal ini juga penting untuk memastikan bahwa tenaga yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan komitmen untuk mendukung perkembangan koperasi desa di seluruh Indonesia, termasuk di Banten,” tambahnya.
“Seleksi yang transparan itu menggunakan _Passing Grade_ dan Nilai langsung muncul saat Peserta Tes selesai mengerjakan Ujian Tulis dan Perlu ada Waktu Sanggah untuk mengklarifikasi kekeliruan penilaian dari Pansel! Jika tetap begini maka Kami akan bawa Persoalan ini ke DPR RI untuk lakukan RDP!” Tutup Arwan.
Sebagai informasi, rekrutmen BA Koperasi Merah Putih 2026 membuka kuota sebanyak 2.585 orang dengan masa kontrak 3 bulan (Maret – Mei 2026).
Pendaftaran dilakukan pada 10-13 Februari 2026, dengan tes tahap 1 digelar pada 18 Februari 2026 dan hasilnya diumumkan pada hari ini melalui email dan akun pendaftaran masing-masing peserta.
(Tim)
