Gelombang Protes Menggulung, Ratusan Massa Desak KPK Periksa Bupati Tangerang soal Dugaan Carut-Marut Anggaran Jalan

Tangerang – FaktaDataNews 》Ratusan massa turun ke jalan meluapkan kekecewaan terhadap buruknya kondisi infrastruktur di Kabupaten Tangerang, Rabu (25 – 02 – 2026).

Aksi tersebut menjadi bentuk protes keras atas kerusakan jalan yang dinilai kian meluas, membahayakan pengguna jalan, dan tak kunjung mendapat penanganan serius.

Dalam orasinya, massa secara tegas mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil dan memeriksa Moch Maesyal Rasyid selaku Bupati Tangerang beserta pejabat terkait, guna mengklarifikasi penggunaan anggaran pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Koordinator aksi, M. Natsir, menegaskan bahwa persoalan jalan rusak tidak bisa lagi dianggap sekadar kendala teknis. Menurutnya, perlu penelusuran menyeluruh terhadap tata kelola anggaran yang setiap tahunnya mencapai triliunan rupiah.

“Setiap tahun APBD Kabupaten Tangerang bernilai fantastis. Namun fakta di lapangan, banyak jalan rusak, berlubang, bahkan terkesan hanya tambal sulam. Ini memunculkan tanda tanya besar soal efektivitas, pengawasan, dan transparansi anggaran,” tegasnya.

Dalam tuntutannya, massa meminta KPK untuk:

  • Memanggil dan meminta klarifikasi Bupati serta pejabat teknis terkait.
  • Mengusut anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan beberapa tahun terakhir.
  • Menelusuri proses pengadaan serta pelaksanaan proyek oleh kontraktor.
  • Melakukan audit menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan dan kesesuaian nilai proyek.

Para peserta aksi menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar protes, melainkan dorongan agar pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada keselamatan masyarakat.Massa berharap KPK tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret sesuai kewenangannya.

“Kami ingin perbaikan total tata kelola pembangunan jalan di Kabupaten Tangerang. Jangan sampai rakyat terus menjadi korban jalan rusak dan dugaan pemborosan anggaran,” pungkas M. Natsir.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *