
FaktaDataNews | Lebak,Banten.Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) Gaji Relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, terus menjadi sorotan tajam para Aktivis di Kabupaten Lebak.
Pasalnya, hingga saat ini belum ada tindakan apapun baik dari Satgas MBG, Korwil BGN maupun Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Lebak.
King Naga, Salah satu Aktivis dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lebak sangat menyayangkan dengan sikap para pemangku kebijakan program MBG di kabupaten Lebak.
Menurutnya, MBG merupakan program unggulan presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang tidak boleh manfaatkan serta di salah gunakan sehingga berdampak pada nilai buruk program tersebut.
” Soal dugaan pungli di SPPG Tambakbaya ini saya rasa baik BGN, Satgas sertabAPH harus segera Bertindak, ini masalah serius saya minta BGN segera melakukan evaluasi bahkan mengganti Mitra dan Yayasannya ” Tegas King Naga. Kepada Media pada Rabu, (18/02/2026).
Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan serta mempertanyakan kinerja korwil BGN Kabupaten Lebak yang dinilai terkesan mandul sehingga banyak terjadi dugaan temuan-temuan negatif di SPPG di Wilayah Kabupaten Lebak.
” Saya tekankan kepada korwil BGN kabupaten Lebak, mana pertanggungjawaban beliau, apa tugas dan fungsi sebenarnya, kok banyak temuan-temuan yang negatif di dapur dapur itu kok tidak ada henti-hentinya ” Ujar King Naga terheran.
” Saya minta BGN untuk mengevaluasi korwil Kabupaten Lebak kalau bisa diganti Korwilnya dengan orang yang lebih berkompeten dan lebih bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas pengawasan SPPG yang ada di Lebak ” Tutupnya.
(Achmad N)
