
Jakarta | FaktaDataNews 》 Pengamat politik sekaligus aktivis, Rocky Gerung, mengaku menikmati pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI-P yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Rocky menilai pidato Megawati kali ini berbeda dari ekspektasi sebagian kalangan yang menantikan pernyataan politik praktis atau sikap politik jangka pendek.
Menurutnya, Megawati justru menyampaikan gagasan yang lebih reflektif, ideologis, dan bernuansa kebangsaan.
“Pidato itu tidak seperti yang ditunggu banyak orang. Tidak ada ledakan politik praktis, tetapi justru berisi refleksi mendalam tentang arah bangsa dan ideologi,” ujar Rocky dalam keterangannya.
Ia menambahkan, gaya pidato Megawati menunjukkan konsistensi sebagai tokoh ideolog partai, bukan sekadar aktor politik elektoral.
Rocky menilai pesan-pesan yang disampaikan Megawati lebih bersifat jangka panjang dan ditujukan untuk memperkuat fondasi pemikiran kader PDI-P.
Rakernas I PDI-P sendiri menjadi momentum penting bagi partai berlambang banteng tersebut dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi ke depan, terutama di tengah dinamika politik nasional pasca-Pemilu.
Dengan pendekatan yang tidak populis dan minim retorika elektoral, pidato Megawati dinilai Rocky sebagai bentuk kedewasaan politik dan penegasan posisi PDI-P dalam menjaga ideologi partai serta komitmen.
(Wendi)
