
Bekasi – FaktaDataNews 》Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (4/1/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta arus lalu lintas terpantau aman dan kondusif.
Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, pelaksanaan Operasi Lilin 2025 berjalan dengan baik di seluruh wilayah.
“Secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru aman dan kondusif. Operasi Lilin 2025 memang berakhir pada 2 Januari 2026, namun akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026,” ujar Komjen Dedi.
Ia menjelaskan, peningkatan kegiatan kepolisian dilakukan untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 4 Januari 2026.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto, serta para pejabat utama Polda Metro Jaya. Monitoring dilakukan sejak pukul 12.30 WIB hingga selesai.
Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar dan masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem ganjil-genap, contraflow, hingga one way.
Kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya.
Selain itu, disiagakan 2.903 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah Indonesia.
(Wendi)
