Bupati Dewi Dorong Desa Ternak Agro Edu Wisata, Pandeglang Siap Jadi Sentra Ekonomi Kerakyatan dan Edukasi Lingkungan

Pandeglang – FaktaDataNews 》Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Kawasan Desa Ternak Agro Edu Wisata yang digagas PT. Pancawiru Indonesia di Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurut Bupati Dewi, konsep Desa Ternak Agro Edu Wisata merupakan model pembangunan terpadu yang mampu mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata edukatif, serta konservasi lingkungan, sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di pedesaan.

“Konsep Desa Ternak Agro Edu Wisata ini sangat strategis dan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Pandeglang, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, serta pariwisata berbasis edukasi dan pelestarian alam,” ujar Dewi, Sabtu (3/1/2025).

Bupati menegaskan, keberadaan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata edukasi, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa, membuka lapangan kerja baru, serta menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda tentang pertanian dan konservasi lingkungan.

Sementara itu, pemilik PT. Pancawiru Indonesia, Edi, menjelaskan bahwa kawasan Desa Ternak Agro Edu Wisata dirancang sebagai kawasan terpadu dan berkelanjutan, yang tidak semata berorientasi pada keuntungan bisnis.

“Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan kawasan yang mengedepankan edukasi, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat lokal, tanpa mengesampingkan aspek ekonomi,” jelasnya.

Edi menambahkan, sejumlah komoditas unggulan akan dikembangkan di kawasan tersebut, antara lain domba unggulan, kambing pedaging Boer, kambing perah Saanen dan Safera, ayam negeri, serta burung murai untuk konservasi.

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan konservasi manjangan India serta program pelestarian alam lainnya.

Program Desa Ternak Agro Edu Wisata ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi konkret antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan pihak swasta, dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *