Forwatu Banten Gaungkan Restorasi MBG, KRN Resmi Diluncurkan di Pasar Rangkasbitung

Fakta Data News.com |Lebak, Banten – Gerakan Kongres Rakyat Nasional (KRN) resmi meluncurkan simbol/logo gerakan dalam sebuah kegiatan yang digelar di kawasan Pasar Induk Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu (29/3/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diinisiasi oleh sejumlah elemen pergerakan yang tergabung dalam Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu Banten) dengan mengusung tagline #RestorasiMBG, sebagai bentuk dorongan terhadap evaluasi dan perbaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kembali pada visi awal yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Alpad Darmawan.

Momentum utama ditandai dengan pernyataan sikap bersama para inisiator KRN yang dipimpin oleh Presidium Forwatu Banten, Arwan., S.Pd., M.Si sekaligus prosesi launching logo KRN secara simbolis.

Dengan hitungan “satu, dua, tiga”, para inisiator secara serentak membuka simbol logo KRN sebagai tanda dimulainya gerakan restorasi MBG secara terbuka kepada publik.

Dalam pernyataannya, Arwan., S.Pd., M.Si menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat terhadap implementasi program MBG yang dinilai perlu pembenahan di berbagai aspek.

“Melalui KRN ini, kami ingin mengembalikan program MBG kepada nilai awalnya, yaitu benar-benar berpihak kepada rakyat. Kami juga mendorong agar seluruh pihak, baik pemerintah maupun pengelola di lapangan, terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat,” ujar Arwan.

Ia juga menambahkan bahwa Kongres Rakyat Nasional yang direncanakan pada Mei 2026 akan menjadi momentum penting dalam merumuskan rekomendasi strategis bagi perbaikan program MBG secara nasional.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif, karena keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi dan pengawasan publik,” tambahnya.

Dalam pernyataan sikap bersama, KRN menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan rencana Kongres Rakyat Nasional pada Mei 2026, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) membuka diri terhadap kritik dan saran, serta mengajak para pengelola dapur SPPG untuk terlibat aktif dalam proses perbaikan program MBG.

Selain itu, KRN juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta mengawasi pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran.

Kegiatan ini turut diisi dengan pemutaran video ajakan partisipasi dalam Kongres Rakyat Nasional yang disampaikan oleh Agus Sugianto Wibowo.

Menariknya, dalam rangka menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, sebanyak tujuh relawan KRN diterjunkan untuk melakukan wawancara dengan para pedagang di sekitar pasar.

Wawancara tersebut mencakup sejumlah pertanyaan terkait manfaat program MBG, tingkat persetujuan masyarakat terhadap kelanjutan program, hingga dampaknya terhadap aktivitas ekonomi para pedagang.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi wawancara khusus bersama unsur pergerakan, yakni Eroy Bavik, serta Rahmat dari kalangan pendidik, yang memberikan pandangan terkait pentingnya pengawasan dan partisipasi publik dalam program nasional tersebut.

Melalui kegiatan ini, Forwatu Banten berharap gerakan restorasi MBG dapat menjadi ruang partisipatif bagi masyarakat dalam memberikan masukan konstruktif, sekaligus mendorong lahirnya rekomendasi konkret dalam Kongres Rakyat Nasional mendatang.

(Achmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *