Camat Sukaresmi Dipuji Gercep, Camat Sindangresmi Dihantam Kritik Pedas: “Janji Kosong Dua Minggu, Tidak Ada Gerakan!”

Fakta Data News | Pandeglang, Banten. Respons cepat Camat Sukaresmi dalam menangani kondisi rawan longsor di jembatan penghubung utama antar-kampung mendapat apresiasi keras dari Ketua DPAC Gaib Perjuangan, Bang Iwan.

Namun di sisi lain, kritik pedas justru dilayangkan kepada Camat Sindangresmi yang dinilai hanya memberi janji tanpa tindakan.

Jembatan yang berada di ujung tebing rawan itu merupakan akses vital warga untuk sekolah, bekerja, dan aktivitas harian. Pergeseran tanah yang terjadi beberapa pekan terakhir membuat jembatan tersebut berada dalam kondisi membahayakan.

Menurut Bang Iwan, Camat Sukaresmi tidak hanya hadir dan meninjau lokasi, namun langsung menggerakkan langkah-langkah penanganan darurat bersama warga.

“Camat Sukaresmi itu gercep, cekatan, dan turun langsung. Bukan cuma bicara, tapi bekerja. Itu pemimpin yang benar-benar mengayomi masyarakat,” tegasnya.

Namun nada Bang Iwan berubah tajam dan keras ketika menyinggung Camat Sindangresmi.

Bang Iwan menyebut bahwa ketika wartawan mengonfirmasi soal persoalan di wilayah Sindangresmi, camat hanya mengatakan akan menanganinya “secepatnya”. Tetapi hingga lebih dari dua minggu, tidak ada pergerakan sama sekali.

“Camat Sindangresmi saat ditanya wartawan cuma bilang ‘secepatnya’… tapi sudah dua minggu tidak ada satu pun tindakan! Itu janji kosong. Hanya ucapan tanpa bukti,” ujar Bang Iwan dengan nada geram.

Ia menegaskan, sikap lambat seperti itu sangat berbahaya karena menyangkut keselamatan masyarakat. Bang Iwan menilai, jika seorang pemimpin hanya berbicara tanpa aksi, dampaknya bisa fatal bagi warga.

“Ini akses vital dan rawan bencana. Rakyat tidak butuh retorika. Kalau pemimpin cuma ngomong tanpa bergerak, sama saja membiarkan masyarakat menghadapi ancaman sendirian,” tambahnya.

Bang Iwan memastikan bahwa DPAC Gaib Perjuangan akan terus mengawal situasi tersebut dan menekan pihak terkait agar tidak mengabaikan keselamatan warga.

“Kami tidak akan diam. Kami akan terus dorong agar jembatan dan wilayah rawan segera ditangani. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” tutupnya.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *