Gubernur Andra Soni Tegaskan Pers Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan di Puncak HPN 2026 Banten

Serang – FaktaDataNews 》Gubernur Banten Andra Soni menegaskan peran pers sebagai pilar utama demokrasi sekaligus mitra strategis pembangunan nasional dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (9/2/2026).

Menurut Andra Soni, HPN 2026 tidak hanya menjadi ajang peringatan bagi insan pers, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik, kolaborasi lintas sektor, serta optimisme nasional melalui pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.

“Pemerintah Provinsi Banten berharap Hari Pers Nasional Tahun 2026 menjadi momentum penguatan kepercayaan, kolaborasi, dan optimisme nasional,” ujar Andra Soni.

Ia menekankan bahwa kualitas pers memiliki keterkaitan erat dengan kekuatan ekonomi dan ketahanan bangsa. Pers yang sehat dinilai mampu mendorong terciptanya ekonomi yang berdaulat serta memperkokoh persatuan nasional.

“Pers yang sehat akan mendukung ekonomi yang berdaulat, dan ekonomi yang berdaulat akan menguatkan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Demokrasi yang sehat, menurutnya, membutuhkan pers yang kuat serta lingkungan yang menjunjung tinggi kebebasan pers dan keterbukaan informasi publik.

Pemprov Banten juga berkomitmen untuk terus mendorong literasi publik dan penguatan etika jurnalistik dalam komunikasi pemerintahan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa kualitas pers dan media memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi bangsa, khususnya di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh algoritma digital.

“Kualitas media dan pers menentukan arah demokrasi. Jurnalisme tetap menjadi motor perubahan dan pembuka kejelasan informasi bagi publik,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Pusat Ahmad Munir menegaskan bahwa pers bukan sekadar industri informasi, melainkan fondasi demokrasi yang memikul tanggung jawab kebangsaan.

“Pers berjalan bersama sejarah perjuangan bangsa. Kritik pers kepada pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab agar pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” katanya.

Puncak peringatan HPN 2026 di Provinsi Banten dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsah, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia Teo Nie Ching, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, jajaran Forkopimda Provinsi Banten, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi, serta seluruh kepala daerah se-Provinsi Banten.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *