Puluhan Tahun Jalan di Cikaret Pandeglang Rusak Parah, Pemerintah Tutup Mata — Warga Nekat Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan!

Pandeglang / Fakta Data News / Kesabaran warga Kampung Cikaret, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhirnya habis.

Setelah puluhan tahun dibiarkan rusak tanpa sentuhan perbaikan berarti, warga nekat melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan utama yang berlubang dan becek.

Jalan sepanjang lebih dari 5 kilometer itu kini tak ubahnya kubangan lumpur setiap kali hujan turun.

Sementara saat kemarau, debu pekat dan permukaan jalan yang penuh retakan membuat aktivitas warga terganggu, termasuk pelajar yang setiap hari harus melintas di jalan tersebut.

“Sudah hampir 25 tahun lebih begini. Katanya mau diperbaiki, tapi cuma janji terus,” ujar Rustani, warga Cikaret dengan nada kesal.

Warga lain menambahkan, setiap kali ada pembangunan, hanya dilakukan secara tambal-sulam dan tidak pernah tuntas.

“Paling dibangun sepotong-sepotong, sisanya dibiarkan. Kalau hujan, mobil pun enggak bisa lewat,” keluh Andi, warga lainnya.

Aksi penanaman pohon pisang ini menjadi simbol kemarahan warga atas lemahnya tanggung jawab pemerintah daerah, terutama Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang.

Mereka menilai pemerintah seolah menutup mata terhadap penderitaan rakyat kecil di pelosok daerah.

“Kalau jalan di kota cepat diperbaiki, tapi di sini sudah puluhan tahun tidak dipedulikan. Kami bukan warga kelas dua!” tegas salah satu tokoh masyarakat.

Warga berharap aksi simbolik ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Pandeglang dan pihak terkait agar segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut, bukan hanya menunggu momen politik atau kunjungan pejabat.

Jalan adalah urat nadi ekonomi rakyat, Ketika akses hancur, maka kehidupan pun lumpuh.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *