SDN 1 Nangerang Terus Berbenah, Pemeliharaan Sarpras Jadi Fokus Peningkatan Kenyamanan Belajar

Fakta Data News.com | Lebak,Banten.SDN 1 Nangerang, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, terus berupaya melakukan pembenahan sarana dan prasarana sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa.

Sekolah dengan jumlah 178 siswa tersebut tercatat telah menerima dan merealisasikan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) triwulan pertama sebesar Rp81.450.000. Dari anggaran tersebut, sebagian dialokasikan untuk perawatan sarana dan prasarana sekolah.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran perawatan sarana dan prasarana yang telah terserap meliputi Tahap 1 sebesar Rp12.230.000 dan Tahap 2 sebesar Rp3.790.000. Selain itu, pada Tahun 2026 tahap pertama juga disebut telah kembali direalisasikan sebagai bentuk keberlanjutan pemeliharaan fasilitas sekolah.

Meski masih terdapat beberapa bagian bangunan yang membutuhkan perhatian lebih, pihak sekolah dinilai terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan ringan menjadi prioritas perawatan agar proses belajar mengajar tetap berjalan lancar dan aman bagi siswa.

Kondisi sekolah yang berada di wilayah pelosok juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemeliharaan sarana pendidikan. Namun demikian, semangat pihak sekolah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan tetap mendapat perhatian dari masyarakat sekitar.

Selain fokus pada pemeliharaan fisik bangunan, SDN 1 Nangerang juga terus menjalankan aktivitas belajar mengajar secara aktif demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait agar kebutuhan sarana pendidikan di SDN 1 Nangerang dapat semakin ditingkatkan. Dengan dukungan yang maksimal, sekolah diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih nyaman, sehat, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Transparansi dan pengelolaan anggaran pendidikan juga diharapkan terus ditingkatkan sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik. Dengan sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, upaya peningkatan kualitas pendidikan diyakini dapat berjalan lebih optimal demi menciptakan generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.

(Achmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *