Kabupaten Tangerang /Fakta Data News — 25 Oktober 2025 Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan infrastruktur wilayah.
Terbaru, pembangunan Jembatan Parung Lawang di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Bogor, telah rampung dikerjakan pada tahun anggaran 2025.
Jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 6 meter ini menelan biaya sebesar Rp6,6 miliar dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua kabupaten yang berbatasan langsung.
“Pembangunan Jembatan Parung Lawang menelan biaya Rp6,6 miliar, dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender. Kini jembatan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Sunuhadi Yoni Suwignya, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DBMSDA Kabupaten Tangerang.
Ketua LPM Desa Sukamanah, Asrori, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini sudah lama diimpikan oleh masyarakat sebagai akses utama penghubung antarwilayah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang yang telah merealisasikan pembangunan jembatan ini. Semoga dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat Desa Sukamanah dan Desa Jaga Bita di Kabupaten Bogor,” ujar Asrori.
Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya pada tahun 2025 telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting, mulai dari peningkatan jaringan jalan, hingga normalisasi saluran pembuangan dan sungai.
“Sesuai visi-misi RPJMD, kami fokus pada penguatan jaringan jalan kabupaten. Beberapa ruas strategis telah dan sedang dikerjakan, termasuk ruas Jalan Pakuhaji dan 18 titik jalan lainnya di Kabupaten Tangerang,” terang Iwan.
Dengan berfungsinya Jembatan Parung Lawang, pemerintah berharap arus mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Tangerang–Bogor semakin lancar, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi regional yang lebih merata.
(Wendi)
