
FaktaData News | Lebak,Banten.Pawai Budaya Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-41 tingkat Kabupaten Lebak yang digelar pada Senin (1/12/2025) berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak ke-197 ini mampu memikat ribuan masyarakat yang memadati jalur utama pawai di pusat Kota Rangkasbitung.
Pada tahun ini, para kepala desa dari Kecamatan Maja tampil kompak dan turut ambil bagian dalam pawai, menunjukkan dukungan kuat terhadap syiar Islam dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam gelaran akbar tersebut.
Salah satu kepala desa yang menjadi sorotan adalah Jaro Daday, Kepala Desa Maja Baru, yang memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya Pawai Ta’aruf MTQ ke-41.
Ia menilai kegiatan ini memiliki dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan budaya Islami.
“Pawai Ta’aruf MTQ ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menguatkan nilai keagamaan dan budaya. Kami para kepala desa tentu sangat mendukung kegiatan yang memberikan manfaat spiritual dan sosial seperti ini,” ujar Jaro Daday.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ yang rutin digelar setiap tahun memiliki peran penting dalam pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Lebak.
“Harapan kami, MTQ dapat terus membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak baik, cinta Al-Qur’an, dan bangga dengan tradisi Islam yang menjadi identitas masyarakat Lebak,” tuturnya.
Kemeriahan acara juga semakin terasa dengan hadirnya sejumlah pejabat pemerintah daerah, seperti:
Bupati Lebak, H. Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya
Wakil Bupati Lebak, H. Amir Hamzah
Plt Asda III Setda Lebak, Iyan Fitriana
Para Kepala OPD dan unsur ForkopimdaKehadiran mereka memperkuat dukungan pemerintah terhadap pengembangan kegiatan keagamaan sekaligus menjadi rangkaian perayaan HUT Lebak ke-197.Sepanjang rute pawai, masyarakat menyambut hangat penampilan kontingen dari berbagai kecamatan.
Para kepala desa, termasuk Jaro Daday, menampilkan ciri khas budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Lebak.
Jaro Daday menegaskan bahwa Pemerintah Desa Maja Baru akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang berperan penting dalam membentuk karakter masyarakat.
“Kegiatan seperti MTQ ini harus terus diperkuat tiap tahun. Ini bukan hanya ajang lomba, tetapi bagian dari pembinaan moral dan jati diri masyarakat Lebak,” tegasnya.
(Achmad N)
