Bupati Serang Ultimatum OPD: Hentikan Ego Sektoral, Kerja Harus Cepat dan Inisiatif

Serang – FaktaDataNews 》Bupati Serang Ratu Zakiyah memberikan ultimatum keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menghentikan ego sektoral, memperkuat koordinasi, dan bekerja lebih cepat serta penuh inisiatif dalam melayani masyarakat.

Pernyataan tegas itu disampaikan Zakiyah saat Rapat Dinas yang dirangkaikan dengan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) di Aula Tb Suwandi Setra, Kabupaten Serang, Selasa (13/1/2026).

Zakiyah secara terbuka mengaku geram terhadap pola kerja sebagian OPD yang dinilai pasif, sulit berkoordinasi, dan selalu menunggu instruksi pimpinan dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Saya cukup kesal. Masih ada OPD yang susah berkoordinasi dan tidak punya inisiatif untuk mencari solusi. Pola kerja seperti ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kebutuhan masyarakat tidak boleh tertunda hanya karena ego sektoral atau lemahnya komunikasi antarperangkat daerah.

Zakiyah meminta jajaran OPD berani mengambil langkah cepat, terutama dalam kondisi genting.

“Mindset menunggu arahan itu harus dihilangkan. Kalau menyangkut kepentingan masyarakat dan sifatnya mendesak, silakan langsung bertindak. Jangan jadikan koordinasi yang buruk sebagai alasan,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti kebiasaan penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.

Ia menginstruksikan pejabat eselon III sebagai penggerak teknis untuk segera melakukan bedah anggaran dan memastikan pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan mendesak sudah berjalan sejak awal Januari.

“Saya tidak mau lagi pekerjaan menumpuk di triwulan empat. Dalam 100 hari kerja ini, tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak,” tandasnya.

Zakiyah menegaskan seluruh kepala perangkat daerah, camat, kepala bidang, dan kepala bagian wajib menunjukkan validitas serta hasil nyata dari program kerja yang dijalankan.

“Saya akan memantau langsung progres target 100 hari kerja melalui sistem pelaporan kinerja yang ketat. Setiap pejabat eselon II bertanggung jawab penuh atas capaian bidangnya,” katanya.

Sebagai bentuk pengawasan, Zakiyah menginstruksikan Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana bersama Inspektorat untuk menyiapkan dashboard evaluasi 100 hari kerja OPD tahun 2026.

“Kita akan bedah secara objektif siapa yang mencapai target dan siapa yang mendapat raport merah. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar utama dalam penilaian kinerja dan kebijakan pola karier,” pungkasnya.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *