GaktaData News – Serang
Pada Rabu, 8 Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Serang menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kabupaten Serang dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi Menuju Serang Bahagia” di kantor Bupati Serang dan Gedung DPRD. Dalam sambutannya, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan lima misi pembangunan untuk lima tahun ke depan dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, kesejahteraan, dan pemberdayaan masyarakat.
Namun, perayaan ini tidak sepenuhnya berjalan lancar. Massa aksi dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang serta BEM Serang Raya dan aliansi mahasiswa lain melakukan unjuk rasa menuntut penyelesaian berbagai persoalan di Kabupaten Serang. Mereka menyoroti isu pengangguran, pencemaran lingkungan akibat radioaktif Cesium-137, masalah sampah, tambang ilegal yang merusak alam, serta dugaan korupsi dan ketidakberpihakan kebijakan anggaran terhadap masyarakat kecil.

Kericuhan terjadi saat massa mencoba menerobos barikade aparat keamanan di halaman Pendopo Bupati Serang. Pintu gerbang kantor bupati sempat dirusak dan dibakar bersama beberapa karangan bunga aula peringatan HUT. Massa mendorong dan beradu dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga dengan perlengkapan tameng dan helm pelindung, hingga sempat terjadi adu jotos. Asap dari pembakaran ban bekas membubung tinggi di lokasi aksi, menambah ketegangan suasana. Para mahasiswa menyerukan tuntutan agar Bupati Serang keluar menemui mereka guna mendengar langsung keluhan rakyat.Ketua Umum HMI Cabang Serang, Eman Sulaeman, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap janji-janji pembangunan yang belum terealisasi serta perlunya penyelesaian masalah-masalah krusial yang menghambat kemajuan daerah.
Isu Korupsi Mengguncang Kabupaten SerangSalah satu isu krusial perhatian masyarakat dan mahasiswa adalah kasus korupsi yang terungkap baru-baru ini di Kabupaten Serang. Kejaksaan Negeri Serang mengungkap kasus korupsi bantuan 20 ekor sapi untuk Kelompok Tani Subur Makmur di Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa. Dua orang tersangka telah ditahan, termasuk seorang guru, yang diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian. Bantuan sapi yang seharusnya langsung diberikan kepada kelompok tani hanya dibagi dua dan merugikan negara sekitar Rp300 juta. Kasus ini menjadi sorotan tajam dan menjadi simbol masalah korupsi yang juga dikeluhkan dalam demo mahasiswa saat HUT berlangsung.Selain itu, terdapat dugaan korupsi dana BOS yang mencapai miliaran rupiah di SMP Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang, yang menambah daftar masalah korupsi yang menjadi perhatian publik dan mahasiswa.
Pemerintah Kabupaten Serang Fokus Perbaikan
Meski mendapat sorotan dan aksi mahasiswa, Bupati Serang dalam momen HUT menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat terutama di bidang kesehatan dan pendidikan serta memberantas korupsi. Pemerintah kabupaten juga tengah mempersiapkan beberapa langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, termasuk penetapan Desa Cikande Permai sebagai desa percontohan anti korupsi.Bupati berharap perayaan HUT ke-499 menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi, kolaborasi, dan kebahagiaan bagi seluruh warga Kabupaten Serang tanpa terkecuali. Ia juga memprioritaskan pemberdayaan publik di level akar rumput agar semua masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata
