SDN 1 Nangerang Disorot, Anggaran Perawatan Terserap Namun Kondisi Sekolah Memprihatinkan

Fakta Data News.com |Lebak,Banten.Kondisi sarana dan prasarana di SDN 1 Nangerang, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan publik. Pasalnya, di tengah telah terserapnya anggaran perawatan sekolah dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), kondisi bangunan sekolah justru terlihat memprihatinkan.Senin (18/15/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun awak media, SDN 1 Nangerang dengan jumlah 178 siswa tercatat telah menyerap Dana BOSP triwulan pertama sebesar Rp81.450.000.

Pada pos perawatan sarana dan prasarana sekolah, anggaran yang tercatat terserap yakni:

Tahap 1 sebesar Rp12.230.000

Tahap 2 sebesar Rp3.790.000

Tak hanya itu, pada Tahun 2026 tahap pertama juga disebut telah kembali terserap. Namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan kondisi sekolah masih jauh dari kata layak.

Saat awak media mendatangi lokasi sekolah, sejumlah jendela tampak rusak, beberapa bagian bangunan terlihat kurang terawat, dan fasilitas kamar mandi tidak dapat digunakan lantaran tidak tersedia pasokan air. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena menyangkut kenyamanan dan aktivitas belajar siswa di lingkungan sekolah.

Yang turut menjadi perhatian, papan informasi penggunaan Dana BOSP juga tidak terlihat terpasang di area sekolah. Padahal, keterbukaan informasi penggunaan anggaran merupakan bagian penting dari transparansi pengelolaan dana pendidikan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas realisasi anggaran perawatan sarana dan prasarana yang telah dicairkan. Sebab, masyarakat menilai apabila anggaran pemeliharaan benar-benar berjalan optimal, kondisi fasilitas dasar sekolah seharusnya tetap terawat dan dapat digunakan dengan baik.

“Yang jadi pertanyaan masyarakat itu kondisi sekolahnya. Kalau memang ada anggaran perawatan yang terserap setiap tahap, seharusnya fasilitas sekolah tidak sampai terlihat memprihatinkan seperti ini,” ujar salah satu warga sekitar.

Sorotan masyarakat kini mengarah pada perlunya evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan dana BOSP di SDN 1 Nangerang, khususnya pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Pemeriksaan dinilai penting agar penggunaan anggaran benar-benar sesuai peruntukan dan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh siswa maupun lingkungan sekolah.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak serta aparat pengawas terkait segera turun tangan melakukan evaluasi dan audit agar pengelolaan dana pendidikan berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan pertanyaan di tengah publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN 1 Nangerang belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi sarana sekolah maupun realisasi penggunaan anggaran perawatan tersebut.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *