
TANGERANG – FaktaDataNews 》 Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Jakarta–Merak, tepatnya di depan Subsektor Kecamatan Jayanti, Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, pada Sabtu dini hari, 10 Januari 2026, sekitar pukul 02.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor dan mobil truk bermuatan bata Selkon.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang pengendara sepeda motor yang diketahui berstatus mahasiswa meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara satu korban lainnya yang dibonceng mengalami luka-luka dan sempat terjebak di kolong mobil truk.Menurut keterangan saksi mata yang enggan disebutkan namanya, kecelakaan terjadi jelang subuh saat kondisi jalan relatif sepi.
Saat itu korban sudah tergeletak di jalan usai sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian samping ban belakang mobil truk Selkon.
“Saya bersama teman hendak menuju Cikande. Saat melintas, saya melihat ada kecelakaan dan langsung menghentikan motor. Kondisi korban dua orang, satu sudah tergeletak tidak bergerak, sedangkan satu lagi berada di kolong mobil truk. Saya bersama warga dan anggota polisi membantu mengevakuasi korban yang masih hidup untuk dibawa ke klinik,” ujarnya.
Saksi lain bernama Rafli, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan proses evakuasi dilakukan bersama warga dan aparat kepolisian.
“Iya, sekitar pukul 02.20 WIB terjadi laka lantas di depan Subsektor Jayanti.Kami bersama warga mengevakuasi korban yang masih hidup dari kolong truk dan membawanya ke klinik terdekat untuk pertolongan pertama. Informasinya, pengendara motor meninggal dunia di TKP,” ujar Rafli.
Rafli menambahkan, korban meninggal dunia kemudian dibawa oleh pihak kepolisian lalu lintas Polresta Tangerang bersama pengurus mobil truk ke Rumah Sakit Tobat.
Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Unit Lalu Lintas Polresta Tangerang.
“Pengurus mobil truk sempat menyampaikan kesiapan untuk bertanggung jawab atas penanganan korban,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengurus mobil truk Selkon maupun Unit Lalu Lintas Polresta Tangerang belum memberikan keterangan resmi.
Sementara itu, Lesmana, orang tua korban selamat bernama Maulana yang dibonceng sepeda motor, meminta pihak pengurus mobil truk Selkon bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Saya berharap pengurus mobil truk Selkon bertanggung jawab. Anak saya saat itu dibonceng motor. Teman anak saya, warga Tambak Kibin, Kabupaten Serang, meninggal dunia di tempat, sedangkan anak saya masuk ke kolong truk dan mengalami luka-luka,” ujar Lesmana.
Lesmana menyampaikan bahwa anaknya telah mendapatkan penanganan medis awal di Klinik Jayanti dan harus menjalani beberapa jahitan akibat luka yang dideritanya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menolong anak saya. Saya berharap pengurus mobil truk bertanggung jawab atas biaya pengobatan anak saya dan juga kepada keluarga korban yang meninggal dunia,” pungkasnya.
(Wendi)
