
Banten – Fakta Data News |Aktivitas MBG (Makan Bergizi Gratis) dilaporkan terhenti selama lima hari, mengakibatkan proses pengiriman ke SDN Tambiluk 1 terhenti total sejak Sabtu hingga Kamis (8–13 November 2025).
Dari hasil penelusuran Fakta Data News, keterlambatan operasional ini diduga kuat disebabkan oleh telatnya pembayaran dari pihak terkait serta minimnya dana operasional yang tersedia di lapangan.
Kondisi tersebut membuat kegiatan distribusi macet dan berdampak langsung pada pelayanan sekolah penerima.Salah satu sumber internal MBG membenarkan adanya penghentian aktivitas sementara akibat persoalan keuangan.
“Betul pak, sudah lima hari kami tidak melakukan pengiriman ke SDN Tambiluk 1 karena ada keterlambatan pembayaran dari atas. Tapi alhamdulillah, hari ini sudah dibayar semua, dan insya Allah Hari Senin kami mulai aktif kembali,” Ujar Pengelola yang enggan disebut namanya, Kamis (13/11/2025).
Sementara itu, pihak sekolah yang dikonfirmasi membenarkan adanya keterlambatan tersebut.
“Iya pak, sudah lima hari dari hari Sabtu sampai hari ini (Kamis) belum ada pengiriman lagi. Kami dari pihak sekolah juga tidak tahu pasti apa kendalanya,” ujar perwakilan SDN Tambiluk 1 saat dikonfirmasi wartawan Fakta Data News.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait manajemen keuangan MBG, terutama dalam menjaga kelancaran operasional dan komitmen kerja sama dengan pihak penerima.

Keterlambatan pembayaran dinilai sebagai bentuk kelalaian yang bisa mengganggu ritme kegiatan pendidikan, terutama jika pengiriman barang berkaitan dengan kebutuhan sekolah.
Sejumlah pihak berharap, setelah pembayaran terselesaikan, MBG dapat memperbaiki sistem keuangannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Harapan kami ke depan, tidak ada lagi kendala seperti ini,” tutup sumber dari pihak MBG.
(Saudi)
