Kandang Sapi Bikin Macet Parah! Tiga Hari Usai Peresmian, Pedagang Keluhkan Parkir Semrawut Tanpa Pengawasan

Lebak – FaktaData News |Pasar Kandang Sapi Kabupaten Lebak yang sebelumnya digadang-gadang mampu memberikan kenyamanan bagi para pedagang, ternyata masih jauh dari harapan.

Tiga hari pasca peresmian dan perpindahan pedagang kaki lima ke area pasar tersebut, keluhan terus berdatangan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu, 19 November 2025, kondisi area sekitar pasar tampak semrawut, terutama di bahu jalan raya yang dipenuhi kendaraan pick up yang dijadikan tempat parkir.

Situasi ini memicu kemacetan panjang dan menghambat arus lalu lintas.

Ironisnya, tidak terlihat adanya petugas dari dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, yang melakukan pengaturan lalu lintas atau penertiban parkir sehingga kondisi macet dibiarkan begitu saja.

Keluhan juga datang dari para pedagang. Sejumlah pedagang menyayangkan minimnya perhatian pemerintah.

“Demo bae dak ari unggal poe kiyeu bae mah. Pejabat ngan mikiran beuteungna, teu mikiran ka susah rakyat,” keluh seorang pedagang saat ditemui.

Seorang pedagang kaki lima lainnya, yang sebelumnya berjualan di area Leuwiranji dan enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa penataan pasar justru menurunkan pendapatan mereka.

“Lieur ka pamarentah. Kami dipindah, tapi kaayaan pasar acak-acakan. Loba mobil parkir pinggir jalan, langganan teu bisa asup rék balanja. Pan lain menang duit jualan, malah nu aya tekor bae, Pak,” ungkapnya.

Kemacetan parah terjadi mulai pukul 01.30 WIB dini hari hingga sekitar 03.30 WIB, namun tidak ada upaya pengaturan yang berarti. Kondisi ini membuat mobilitas warga dan aktivitas perdagangan di Pasar Kandang Sapi, Rangkasbitung, Lebak, Banten, semakin terganggu.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *