
SERANG — FaktaDataNews 》Kepolisian Sektor (Polsek) Kragilan melaksanakan kegiatan upacara bendera yang dirangkai dengan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja di SMKN 1 Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, pada Senin (2/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut diikuti sekitar 1.600 peserta upacara yang terdiri dari siswa-siswi, dewan guru, serta pihak sekolah. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolsek Kragilan KOMPOL Dwi Hary Bagio Winarno, S.H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMKN 1 Kragilan, dewan guru, Bhabinkamtibmas Desa Cisait, serta seluruh siswa dan siswi SMKN 1 Kragilan.
Dalam amanatnya, Kapolsek Kragilan menyampaikan pesan dari Kapolda Banten dengan tema “Generasi Muda Penerus Bangsa yang Berjiwa Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang hidup di era perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat.
Kapolsek menekankan bahwa tujuan pendidikan di tingkat SMA/SMK bukan hanya mengejar nilai akademik semata, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter serta pengembangan potensi diri siswa.

“Sebagai pelajar, kewajiban utama adalah belajar dengan penuh tanggung jawab. Manfaatkan setiap kesempatan untuk menimba ilmu, karena ilmu merupakan bekal utama untuk masa depan,” ujar Kapolsek dalam amanatnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif.
Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan kontrol dari orang tua, guru, serta semua pihak agar terhindar dari salah pergaulan yang dapat berujung pada kenakalan remaja.
Kapolsek Kragilan menghimbau kepada seluruh siswa SMKN 1 Kragilan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran, perkelahian, pengeroyokan, penyalahgunaan narkoba, balap liar, serta selalu bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi untuk mengikuti aksi unjuk rasa.
Upacara bendera rutin hari Senin tersebut berakhir pada pukul 08.25 WIB dan dilanjutkan dengan pemberian hadiah berupa uang tunai kepada siswa-siswi yang telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C sebagai bentuk apresiasi dan motivasi tertib berlalu lintas.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa.
(Saudi)
