
Banten / Serang / Fakta Data News / Sekitar 100 massa dari Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Daerah (Mada) Banten turun ke jalan dan mengepung Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Kamis (06/11/2025).
Aksi besar-besaran ini merupakan bentuk protes keras terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat di Kantor ATR/BPN Kabupaten Serang.
Dalam aksi yang berlangsung panas namun tertib tersebut, Ketua LMPI Mada Banten, Jhon Sihite P, bersama Panglima LMPI, D. Sahabuddin, dan Sekda LMPI, Hasan Ashari, memimpin langsung orasi di depan gerbang kantor Kanwil BPN Banten, (KP3B).

Dengan lantang mereka menuntut Kepala ATR/BPN Kabupaten Serang segera dicopot dari jabatannya, karena dinilai telah mencoreng integritas lembaga dan mengkhianati semangat reformasi birokrasi.
“Kami datang dengan 100 massa untuk menuntut keadilan. Ada dugaan kuat penyalahgunaan wewenang dan jabatan di ATR/BPN Serang! Kami minta Kepala Kanwil jangan tutup mata — segera copot pejabat yang bermasalah sebelum kepercayaan publik runtuh,” tegas Jhon Sihite P dalam orasinya.
Sementara Panglima LMPI, D. Sahabuddin, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti sebelum ada tindakan nyata.
“Kami akan terus bergerak. Kalau tuntutan ini tidak direspons, kami akan turunkan massa lebih besar lagi. Ini bukan ancaman, ini peringatan,” ujarnya dengan nada keras.
Aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian ini juga menyoroti lemahnya pengawasan dan dugaan praktik kotor di balik pelayanan pertanahan di Kabupaten Serang.
Massa membawa spanduk, poster, dan toa, menyerukan pembenahan total di tubuh ATR/BPN.

LMPI Mada Banten menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan tidak akan mundur satu langkah pun.
Mereka juga menuntut Kementerian ATR/BPN RI turun langsung memeriksa dugaan penyimpangan yang mencuat di Kabupaten Serang.
“Kami ingin lembaga pertanahan bersih, bukan ladang kepentingan. Jika pejabatnya tidak profesional, lebih baik mundur daripada mempermalukan institusi,” tutup Sekda LMPI, Hasan Ashari.
(Wendi)
