
Fakta Data News.com | Lebak,Banten.Aliansi Rakyat Menggugat Lebak (ALARM’LEBAK) kian memantapkan langkah dalam menggelar aksi penyampaian aspirasi. Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (5/4/2026) di Posko Donasi, para inisiator bersama pimpinan organisasi masyarakat resmi memutuskan pelaksanaan TEKLAP Aksi (Identifikasi Teknik Lapangan) sebagai tahap pematangan sebelum turun ke jalan.
TEKLAP dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026 pukul 20.00 WIB di Posko Donasi. Agenda ini akan menentukan berbagai aspek teknis penting, mulai dari General Lapangan (GenLap), Koordinator Lapangan (Koorlap), agitator, hingga sistem keamanan internal (sub koorlap). Selain itu, jumlah riil massa, perangkat aksi, serta kesiapan logistik juga akan dipastikan dalam forum tersebut.
Inisiator ALARM’LEBAK, Arwan, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil konsolidasi menyeluruh seluruh elemen aliansi.
“Kami sudah mantapkan gerakan ini. Rapat koordinasi menghasilkan keputusan bulat bahwa TEKLAP akan digelar besok malam. Ini bentuk keseriusan kami agar aksi berjalan tertib, lancar, dan aman sesuai aturan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa aksi yang akan digelar merupakan bagian dari hak demokrasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
“Ini bukan untuk menciptakan keributan, melainkan menyuarakan keresahan rakyat yang selama ini belum terjawab. Kami akan menyampaikan aspirasi dengan santun namun tegas,” tambah Arwan.
Sementara itu, inisiator lainnya, King Naga, menyoroti berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat terkait rencana aksi tersebut. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang dinilai mencoba menekan gerakan melalui narasi di media.
“Mereka yang bersikap berseberangan dengan gerakan ini kami anggap tidak sejalan dengan kehendak rakyat. Aliansi ini adalah representasi dari harapan masyarakat Lebak. Kami menduga ada yang belum memahami makna demokrasi,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari kalangan tokoh muda. Eroy Bavik, pimpinan ormas PERPAM, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bergabung sekaligus memberikan masukan agar gerakan disiapkan secara matang.
“Kami mengapresiasi gerakan ini. Kami juga tengah menyiapkan skenario dukungan, termasuk koordinasi internal dan lintas elemen, untuk menyukseskan aksi yang direncanakan,” ungkap Eroy.
Sejumlah persiapan teknis lain, seperti penyusunan tuntutan dan koordinasi dengan aparat keamanan, terus dimatangkan. Aksi massa sendiri direncanakan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dengan estimasi keterlibatan massa dari berbagai wilayah di Kabupaten Lebak.
ALARM’LEBAK pun mengajak masyarakat untuk turut serta dalam aksi tersebut dengan tetap menjaga ketertiban dan kedamaian, demi mendorong perubahan yang lebih baik bagi daerah.
(Achmad)
