Jaringan Sabu Sumbar–Banten Terbongkar, BNN Sita 8 Kg dan Ringkus Dua Kurir

Banten / FaktaData News / Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggagalkan peredaran narkoba jaringan antarprovinsi.

Dalam operasi beruntun, petugas berhasil membongkar jaringan sabu Sumatera Barat–Banten dengan total barang bukti 8 kilogram sabu dan menangkap dua kurir.

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya pengiriman sabu dari Sumatra menuju Banten.

Tim Pemberantasan dan Intelijen BNN bersama Bea Cukai Merak dan BIN Daerah Banten kemudian melakukan penyelidikan intensif di wilayah Merak.

Pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 22.30 WIB, tim menemukan sebuah tas mencurigakan di dalam bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Pemilik tas melarikan diri saat akan diperiksa, sehingga tim melakukan pengejaran, Dan upaya tersebut membuahkan hasil.

Pada Minggu (16/11) pukul 11.00 WIB, petugas berhasil menangkap pria bernama Musliadi Ramli di sebuah hotel, Dari tas tersebut ditemukan 4 bungkus sabu dengan berat total 4 kilogram.

Tidak berhenti di situ, tim kembali mengembangkan penyelidikan.

Masih di hari yang sama, petugas menangkap seorang perempuan bernama Dhea Rezeta di sebuah hotel di wilayah Banten.

Dari tangan tersangka, petugas menyita 4 bungkus sabu seberat 4 kilogram, serta barang bukti lain berupa tas jinjing dan tiket bus.

Seluruh barang bukti dan kedua tersangka telah dibawa ke kantor BNNP Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komjen Suyudi menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak akan berhenti pada dua tersangka tersebut.

“Kami mengamankan tersangka, melakukan gelar perkara, dan terus mengejar jaringan terkait dalam kasus ini,” ujarnya.

(Wendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *